Senin, 19 Oktober 2015

SISTEM PENDIDIKAN SDIT AR RAHMAH


1.   Sistem Pembelajaran Sekolah

                  Sejalan dengan visi, misi dan tujuan, SDIT Ar Rahmah dirancang dengan sistem terpadu dan full day yang memungkinkan siswa mengembangkan potensi dasarnya secara terpadu dan berkesinambungan, dengan waktu sekolah mulai pukul 07.00 - 14.00 WIB. Guru tidak hanya berperan sebagai mudarris (pengajar) tetapi juga sebagai murabbi (pendidik) setia yang memahami perkembangan siswa dan dituntut menjadi sumber keteladanan yang nyata bagi siswa. Lingkungan pendidikan dirancang sebagai learning society (masyarakat belajar) sehingga siswa berinteraksi secara simbiosis mutualisme, saling mengingatkan (taushiah bil haq wa shabr), siap belajar dan sekaligus menjadi pengajar.


2.   Format Pembelajaran Sekolah

      a.   Integratif (terpadu) dalam hal :
-          Kurikulum, mengintegrasikan kurikulum pendidikan umum dan agama baik dalam pengertian kuantitatif maupun kualitatif. Pengertian kuantitatif berarti memberikan porsi pendidikan umum dan agama secara seimbang. Pengertian kualitatif berarti menjadikan pendidikan umum diperkaya dengan perspektif agama dan pendidikan agama diperkaya pendidikan umum.
-          Kegiatan belajar mengajar, mengintegrasikan secara utuh ranah kognitif, afektif dan psikomotor dalam seluruh aktivitas belajar mengajar.
-          Peran serta, melibatkan pihak orang tua dan kalangan eksternal sekolah untuk berperan serta menjadi fasilitator pendidikan peserta didik baik dalam bentuk materiil maupun non materiil.
-          Iklim sekolah, lingkungan pergaulan, tata hubungan, pola perilaku dan segenap peraturan yang diwujudkan dalam kerangka nilai-nilai Islam yang syar’i maupun kauni. Nilai Islam yang syar’i melandasi segala aspek perilaku dan peraturan yang mencerminkan akhlakul karimah. Sedangkan nilai Islam yang kauni mewujud dalam pola penataan lingkungan yang sesuai dengan hukum alam seperti kebersihan, kerapian, keteraturan, kesehatan, dll.

b.   Stimulatif
      Pendekatan quantum learning mencoba menerapkan prinsip-prinsip psikologi pendidikan ke dalam ruang kelas sedemikian sehingga kegiatan belajar mengajar diarahkan untuk menstimulasi seluruh indra anak melalui serangkaian kegiatan yang menggunakan multimedia dengan tetap menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan dan efektif.

c.   Fasilitatif
      Sekolah menyediakan seluas-luasnya sumber dan media belajar sehingga belajar tidak hanya terpaku pada ruang kelas dan sumber belajar tradisional. Sumber belajar diperluas tidak hanya di lingkungan sekolah, namun juga di lingkungan alam sekitar, masyarakat, lembaga, pasar, tokoh, dll. Dengan memperluas sumber dan media belajar, peserta didik akan mendapatkan pengalaman yang banyak dalam membentuk kepribadian.

d.   Motivatif
            Pembejalaran membangkitkan motivasi belajar dan berprestasi anak dengan menumbuhkan need of achievement pada setiap siswa sehingga dalam seluruh aktivitasnya siswa senantiasa berorientasi belajar dan berprestasi. Dalam setiap proses belajar, setiap anak didik diupayakan merasakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menantang dengan guru yang familier.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar