SISTEM
PENDIDIKAN SDIT AR RAHMAH
1. Sistem
Pembelajaran Sekolah
Sejalan dengan visi, misi dan
tujuan, SDIT Ar Rahmah dirancang dengan sistem terpadu dan full day yang
memungkinkan siswa mengembangkan potensi dasarnya secara terpadu dan berkesinambungan,
dengan waktu sekolah mulai pukul 07.00 - 14.00 WIB. Guru tidak hanya berperan
sebagai mudarris (pengajar) tetapi juga sebagai murabbi
(pendidik) setia yang memahami perkembangan siswa dan dituntut menjadi sumber
keteladanan yang nyata bagi siswa. Lingkungan pendidikan dirancang sebagai learning
society (masyarakat belajar) sehingga siswa berinteraksi secara simbiosis
mutualisme, saling mengingatkan (taushiah bil haq wa shabr), siap
belajar dan sekaligus menjadi pengajar.
2. Format Pembelajaran Sekolah
a. Integratif (terpadu) dalam hal :
-
Kurikulum, mengintegrasikan kurikulum
pendidikan umum dan agama baik dalam pengertian kuantitatif maupun kualitatif.
Pengertian kuantitatif berarti memberikan porsi pendidikan umum dan agama
secara seimbang. Pengertian kualitatif berarti menjadikan pendidikan umum
diperkaya dengan perspektif agama dan pendidikan agama diperkaya pendidikan
umum.
-
Kegiatan belajar mengajar,
mengintegrasikan secara utuh ranah kognitif, afektif dan psikomotor dalam
seluruh aktivitas belajar mengajar.
-
Peran serta, melibatkan pihak orang tua
dan kalangan eksternal sekolah untuk berperan serta menjadi fasilitator
pendidikan peserta didik baik dalam bentuk materiil maupun non materiil.
-
Iklim sekolah, lingkungan pergaulan, tata
hubungan, pola perilaku dan segenap peraturan yang diwujudkan dalam kerangka
nilai-nilai Islam yang syar’i maupun kauni. Nilai Islam yang
syar’i melandasi segala aspek perilaku dan peraturan yang mencerminkan akhlakul
karimah. Sedangkan nilai Islam yang kauni mewujud dalam pola penataan
lingkungan yang sesuai dengan hukum alam seperti kebersihan, kerapian,
keteraturan, kesehatan, dll.
b. Stimulatif
Pendekatan quantum learning
mencoba menerapkan prinsip-prinsip psikologi pendidikan ke dalam ruang kelas
sedemikian sehingga kegiatan belajar mengajar diarahkan untuk menstimulasi
seluruh indra anak melalui serangkaian kegiatan yang menggunakan multimedia
dengan tetap menciptakan proses pembelajaran yang menyenangkan dan efektif.
c. Fasilitatif
Sekolah menyediakan
seluas-luasnya sumber dan media belajar sehingga belajar tidak hanya terpaku
pada ruang kelas dan sumber belajar tradisional. Sumber belajar diperluas tidak
hanya di lingkungan sekolah, namun juga di lingkungan alam sekitar, masyarakat,
lembaga, pasar, tokoh, dll. Dengan memperluas sumber dan media belajar, peserta
didik akan mendapatkan pengalaman yang banyak dalam membentuk kepribadian.
d. Motivatif
Pembejalaran
membangkitkan motivasi belajar dan berprestasi anak dengan menumbuhkan need
of achievement pada setiap siswa sehingga dalam seluruh aktivitasnya siswa
senantiasa berorientasi belajar dan berprestasi. Dalam setiap proses belajar,
setiap anak didik diupayakan merasakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus
menantang dengan guru yang familier.